PEMALANG, RJSNEWS.ID – Sebuah kecelakaan tunggal menimpa satu unit mobil box pengangkut barang di ruas jalan Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Sabtu (30/5/2026) pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Mobil tersebut terperosok ke dalam saluran drainase di tepi jalan hingga posisinya miring dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian oleh Kabiro Pemalang, Riky, insiden bermula saat kendaraan yang memuat barang tersebut melaju dalam kondisi lalu lintas normal. Namun, saat melintas di jalan desa yang cenderung sempit, kendaraan diduga terlalu mengambil posisi ke sisi kiri jalan.
Akibatnya, roda depan mobil keluar dari badan jalan, masuk ke bahu jalan yang lebih rendah, dan tidak mampu menahan beban kendaraan hingga akhirnya terperosok ke dalam drainase.
Gerak Cepat Petugas dan Evakuasi
Mendapat laporan dari masyarakat, personel dari Polsek Warungpring langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Respons kilat dari pihak kepolisian ini mendapat apresiasi langsung dari Riky selaku jurnalis yang memantau di lapangan.
"Kesigapan dan gerak cepat petugas Polsek Warungpring di lapangan sangat luar biasa dan perlu diapresiasi. Begitu tiba, mereka langsung mengamankan area, membantu penanganan korban, sekaligus mengatur arus lalu lintas sehingga kemacetan panjang maupun kecelakaan susulan dapat dihindari," ujar Riky, Kabiro Pemalang.
Tidak hanya petugas, sinergi yang kuat juga ditunjukkan oleh warga sekitar yang berbondong-bondong membantu proses evakuasi mobil box yang terjebak di saluran drainase. Berkat kerja sama solid antara warga dan petugas, situasi di lokasi tetap kondusif dan arus lalu lintas kembali berjalan dengan lancar.
Kondisi Korban
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir mobil box hanya mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi oleh warga bersama petugas ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengendara, khususnya mobil bermuatan besar, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintasi jalanan desa yang memiliki karakteristik bahu jalan lebih rendah atau ruang jalan yang terbatas.(Riky)
