CILACAP, RJSNEWS ID - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Desa (Pemdes) Bengbulang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, menggelar ajang Kontes Kambing di Lapangan Bola Dusun Pekuncen,Kamis 6 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran Forkopimcam Karangpucung,Pak camat dan Perwakilan Dinas terkait,Kapolsek dan Babinkamtibmas, Danramil dan Babinsa, serta ratusan warga dan peternak. Tidak sekadar menjadi ajang perayaan kemerdekaan, kontes ini dikemas secara strategis oleh Pemdes Bengbulang sebagai wadah promosi potensi unggulan desa di sektor peternakan sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap program Ketahanan Pangan Nasional.
Kepala Desa Bengbulang, Sudiro, menyampaikan bahwa sektor peternakan merupakan salah satu pilar ekonomi utama warga desa yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
"Selain memperingati kemerdekaan dan mempererat silaturahmi antarwarga, kegiatan ini kami desain sebagai sarana mengenalkan potensi peternakan Desa Bengbulang ke tingkat yang lebih luas. Kami ingin mendorong para peternak untuk terus meningkatkan mutu bibit ternaknya, yang pada akhirnya akan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tingkat lokal maupun nasional," ujar Sudiro.
Sinergi dan kemandirian masyarakat Desa Bengbulang juga terlihat jelas dari penyelenggaraan acara ini. Seluruh pembiayaan dan total hadiah sebesar Rp8.500.000 bersumber dari anggaran swadaya masyarakat serta dukungan para donatur yang peduli terhadap kemajuan peternakan desa.
Ketua Panitia Penyelenggara, Subagyo, menjelaskan bahwa kontes tahun ini diikuti sebanyak 110 peserta. Meskipun jumlah peserta sedikit menurun akibat pengaruh cuaca kemarau terhadap kondisi kesehatan ternak, antusiasme para peserta tetap tinggi dalam memperebutkan gelar juara dan apresiasi berupa dana pembinaan.
Penilaian kontes dilakukan secara ketat untuk jenis Kambing Peranakan Etawa (PE) dan Kambing Jawa, meliputi aspek kesehatan ternak, kelayakan fisik (kepala, leher, tanduk, paha, dan kaki), hingga kualitas reproduksi (ambing/puting dan skrotum/testis).
Tokoh masyarakat setempat, Somat Sobirin, mengapresiasi inisiatif Pemdes Bengbulang dan berharap ajang ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga membuktikan bahwa lewat gotong royong dan kemandirian swadaya, potensi lokal desa mampu terus digerakkan demi kesejahteraan masyarakat.(Red)
