​𝐓𝐄𝐌𝐔𝐀𝐍 𝐈𝐍𝐕𝐄𝐒𝐓𝐈𝐆𝐀𝐒𝐈 𝐑𝐉𝐒𝐍𝐄𝐖𝐒.𝐈𝐃: 𝐏𝐫𝐨𝐠𝐫𝐚𝐦 𝐌𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐠𝐢𝐳𝐢 𝐆𝐫𝐚𝐭𝐢𝐬 𝐝𝐢 𝐖𝐚𝐫𝐮𝐧𝐠𝐩𝐫𝐢𝐧𝐠 𝐏𝐞𝐦𝐚𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐃𝐢𝐭𝐞𝐦𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐁𝐞𝐫𝐣𝐚𝐦𝐮𝐫 𝐝𝐚𝐧 𝐓𝐚𝐤 𝐋𝐚𝐲𝐚𝐤 𝐊𝐨𝐧𝐬𝐮𝐦𝐬𝐢

 

𝐏𝐄𝐌𝐀𝐋𝐀𝐍𝐆, 𝐑𝐉𝐒𝐍𝐄𝐖𝐒.𝐈𝐃 – Media Group Realita Jaya Sakti (RJS), di bawah kepemimpinan KRT Ardhi Solehudin SH, M.Kom, kembali menunjukkan taringnya dalam mengawal kebijakan publik. Melalui temuan langsung di lapangan, Biro Pemalang melaporkan adanya indikasi kelalaian fatal dalam penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sangat membahayakan kesehatan siswa.

Pada Selasa, 24 Februari 2026, Kabiro rjsnews.id Kabupaten Pemalang, Riki Maulana, menemukan fakta memprihatinkan di wilayah Kecamatan Warungpring. Program yang digadang-gadang pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas SDM "Penerus Bangsa" justru ditemukan dalam kondisi yang tidak higienis dan jauh dari standar gizi.

𝐊𝐫𝐨𝐧𝐨𝐥𝐨𝐠𝐢 𝐓𝐞𝐦𝐮𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐩𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧

Dalam investigasi tersebut, ditemukan paket makanan yang terdiri dari empat jenis item, yakni roti, kacang, telur, dan jeruk. Namun, kondisi fisik makanan tersebut sangat jauh dari kata layak:

𝐑𝐨𝐭𝐢 𝐁𝐞𝐫𝐣𝐚𝐦𝐮𝐫: Ditemukan bercak jamur yang jelas pada produk roti, menandakan makanan sudah kedaluwarsa atau disimpan dalam kondisi buruk.

𝐊𝐮𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚𝐬 𝐁𝐮𝐫𝐮𝐤: Keempat jenis makanan tersebut (roti, kacang, telur, dan jeruk) dinilai tidak memenuhi standar gizi dan kelayakan konsumsi untuk anak-anak sekolah dasar.

𝐏𝐞𝐫𝐧𝐲𝐚𝐭𝐚𝐚𝐧 𝐒𝐢𝐤𝐚𝐩 𝐑𝐞𝐚𝐥𝐢𝐭𝐚 𝐉𝐚𝐲𝐚 𝐒𝐚𝐤𝐭𝐢

​Menanggapi temuan ini, Media Group Realita Jaya Sakti menyatakan sikap tegas:

𝐌𝐞𝐧𝐠𝐞𝐜𝐚𝐦 𝐊𝐞𝐫𝐚𝐬 oknum penyedia atau pihak terkait yang mendistribusikan makanan tidak layak pakai kepada siswa sekolah dasar.

𝐌𝐞𝐧𝐝𝐞𝐬𝐚𝐤 𝐏𝐞𝐦𝐞𝐫𝐢𝐧𝐭𝐚𝐡 𝐏𝐮𝐬𝐚𝐭 untuk segera turun ke lapangan secara langsung melakukan sidak di wilayah Kecamatan Warungpring guna mengaudit total pelaksanaan MBG.

𝐌𝐞𝐦𝐢𝐧𝐭𝐚 𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐧𝐠𝐠𝐮𝐧𝐠-𝐣𝐚𝐰𝐚𝐛𝐚𝐧 transparan agar anggaran negara yang dialokasikan untuk gizi anak tidak disalahgunakan untuk pengadaan pangan berkualitas rendah.

​"Kami bergerak berdasarkan bukti nyata di lapangan. Temuan roti berjamur ini bukan sekadar masalah teknis, tapi ancaman serius bagi kesehatan generasi penerus bangsa. Kami tidak akan tinggal diam melihat program mulia ini dikotori oleh kualitas pangan yang buruk," tegas perwakilan rjsnews.id.

Realita Jaya Sakti (RJS) berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga ada perbaikan nyata dan tindakan tegas dari pihak berwenang. Jangan sampai niat baik pemerintah untuk menciptakan generasi emas justru terhambat oleh distribusi makanan yang tidak bergizi dan berbahaya. (*) 

(𝐑𝐢𝐤𝐢 𝐌/𝐓𝐞𝐚𝐦)