𝕾EMARANG, rjsnews.id — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bertema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Jawa Tengah sekaligus Pengamat Integritas Publik dan Pemilik Media Group Realita Jaya Sakti, KRT Ardhi Solehudin, S.H., M.Kom., merilis pernyataan sikap resmi terkait independensi pers dan penegakan hukum di Jawa Tengah.
Sebagai kontrol sosial, KRT Ardhi Solehudin menegaskan bahwa jurnalisme adalah profesi mulia yang tidak boleh digoyahkan oleh tekanan eksternal dalam mengawal transparansi publik.
"Wartawan adalah pilar keadilan dan pekerjaan yang sangat mulia. Di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, saya mengimbau seluruh rekan pers untuk tidak pernah gentar menghadapi intimidasi di setiap lini. Pers harus tetap tajam, independen, dan konsisten membongkar praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)," tegas KRT Ardhi Solehudin di Semarang.
Dalam rilis resminya, PPWI Jawa Tengah menggarisbawahi poin-poin strategis pengawasan publik dan pemberantasan korupsi:
Penguatan Peran Pers dan Pengawasan Masyarakat
Jurnalisme Investigasi: Mendorong wartawan menyajikan pemberitaan yang berani, mendalam, dan berpihak pada kebenaran.
Pengawasan Anggaran: Mengajak masyarakat aktif memantau kebijakan publik serta melaporkan indikasi penyimpangan anggaran daerah.
Keterbukaan Informasi: Mendorong transparansi data instansi pemerintah guna menutup celah praktik KKN sejak dini.
Tuntutan Penegakan Hukum dan Regulasi Anti-Korupsi
Penindakan Tanpa Pandang Bulu: Meminta aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas dan adil terhadap seluruh pelaku korupsi tanpa tebang pilih.
Edukasi Anti-Korupsi: Membangun budaya integritas secara masif mulai dari tingkat keluarga hingga instansi pemerintahan terkecil.
Penguatan Regulasi: Mendorong pengesahan dan pengawalan undang-undang anti-korupsi yang berpihak penuh pada kepentingan rakyat.
KRT Ardhi Solehudin menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa keberanian pers dalam mengungkap kebenaran adalah modal utama mewujudkan keadilan sosial yang merata di Indonesia.
(Red/KRT)
